Slackware 12.1
Tepat berselang 10 bulan sejak masa rilis Slackware 12.0, pada Mei yang lalu tim Slackware kembali merilis versi terbarunya, yakni Slackware 12.1. Tidak berbeda jauh dengan versi sebelumnya, pada rilis terbarunya ini Slackware menggunakan dekstop KDE 3.5.9 sebagai default dekstopnya. Jika dekstop KDE 3.5.9 yang disediakan dirasakan masih cukup berat, Anda juga dapat menginstalasikan XFCE 4.4.2 sebagai pilihan default dekstop. Untuk urusan aplikasi, sejumlah paket dekstop terpilih sudah terdapat pada versi ini. Beberapa aplikasi yang disertakan, antara lain KOffice 1.6.3, Firefox 2.0.0.14, Thunderbird 2.0.0.12, dan Audacious 1.5.0. Sayangnya, paket OpenOffice.org yang banyak digunakan sebagai aplikasi office tidak disertakan secara default di dalam distro ini. Belum lagi urusan mencari dan menginstalasi dekstop GNOME yang tidak cukup mudah dilakukan di Slackware. Hal lain yang dirasakan sangat tak bersahabat bagi pemula terletak pada proses instalasi Slackware. Meski sudah versi terbaru, Slackware masih tetap mempertahankan ciri khas proses instalasi yang berbasiskan teks. Namun bagi yang ingin mendalami Linux, distro ini sangat cocok untuk Anda gunakan.
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- November 2008 (4)
- Agustus 2008 (11)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS